saya menulis untuk diri saya, dan apa yang pembaca baca adalah untuk pembaca. didalam tulisan saya, tidak merasa saya dan semua tulisan saya terkadang berisi tentang saya ^_^

Rabu, 06 Februari 2013

Hujan

Hujan...
butiran-butiran lembut jatuh bagai jarum
menusuk-nusuk pada tanah gersang
membelai lembut area ketandusan
mendekap hangat ruas-ruas dedaunan
menyuburkan disela-sela kekosongan

hujan..
baumu yang selalu dirindukan
sosokmu yang selalu bertandang diperaduan
engkaulah tempat penghapus kepiluan
memeluk tubuh menghilangan segala kedukaan

hujan..
lemparkanlah sebuah senyuman
dan biarkan mengalir ketepi ladang kehijauan
untuk peringatan perayaan
pada sebuah kecintaan

hujan..
kau ku rindukan dalam dekapan
demi mewujudkan kasih Tuhan

Selasa, 05 Februari 2013

Matahari

matahari..
dimana aku memandang sinarmu..
dibalik bingkai jendela
aku memandang takjup dengan pesona

matahari..
kau yang menghangatkan bagian-bagian tersembunyi tubuhku
mencuri sela-sela tempat kosong menembuskan sinar
selalu bersinar walau mendung menghadang

matahari..
saat sosokmu kembali meredup
dalam diam aku menggemakan rasa sakit
merindukan dalam diam
pelukan sebuah harapan

matahari..
dimana kini kau sibuk dengan kehidupan
kurasakan sepi sendiri
kan ketika yang lain mengalihkan perhatianmu
terselip makna mendalam berpikir ulang

matahari..
jangan diam dalam tanda tanya besar
jangan bersembunyi selamanya dibalik awan
muncul dan katakan kejujuran
yang sebanding dengan sinar kehangatan
karena aku menunggu
karena aku merindukan

Senin, 04 Februari 2013

Altar

menatap pemberhentian cerita diatas altar
bertabur rangkaian doa persembahan keberkatan
ditautkannya dua hati berisi kerinduan
disatukan dalam naungan kekasih pilihan Tuhan
penuh sajak-sajak kemenangan

disanalah.. diatas altar
segala rasa disatukan
dalam selimut kasih sang Tuhan
mengembangkan kebahagiaan-kebahagiaan

disinilah.. berdua diatas altar
ketika saling menatap penuh kecintaan
bersatu dalam kesukaan dan kedukaan
berjanji saling menjaga dan memeluk

disinilah.. berdiri sejajar diatas altar
memegang tangan bergandengan
memeluk dengan penuh kehangatan
dan dimulainya kehidupan kebersamaan

disinilah gerbang kecintaan
altar.., menjadi saksi bisu tempat penyatuan
tempat bersaksi dihadapan Tuhan
pengikatan cinta antara dua insan

Senin, 14 Januari 2013

isi

Bumi mengatakan padaku untuk mencintai
Langit memintaku untuk tidak berkelit
Angin mengharapkan diriku untuk bertahan
Petir mendoakan aku untuk tidak larut dalam rasa getir
Musim akan selalu mengubahku untuk tidak berfikir minim

Segalanya mengharap untuk kuat
Mencermintak diri untuk bertekad
Menatap persoalan dengan lekat-lekat
dan mempersiapkan hati untuk merapat
dalam harap doa dengan tangan mengadah dan melipat

Pagi menggerakkanku untuk berdiri
Siang mempersiapkanku untuk perang
dan malam mengajakku tenggelam

Kesemuanya bersatu didalam bumi
Menyebar dalam dan luar inti
Tidak hanya disana tapi juga disini
akan tetap dibagi walau hanya ini

Jumat, 04 Januari 2013

12-12-2012 whaatt happen??

Hari.., masih menunjukkan aroma yang biasa, balutan parfum waktu bahkan ukiran pena Tuhan terasa masih sama. tanggal 12 Desember 2012, hari yang menurut orang "sesuatu", hadooh.. kenapa semua berfikir itu tanggal menarik? apa karena semua kembar? apa kembar itu adalah sesuatu yang menarik dan tidak biasa? bagiku tanggal itu tidak akan pernah menjadi istimewa ketika aku tidak memiliki "kisah" tentang cinta pada hari itu (egoiisss guee).

tetapi hari itu adalah hari ulang tahun sodara gendeng ku "Desi Wandira". ^^. kasian selalu tak sakiti dengan egoisnya aku. sedikit cerita tentangnya. dia benar-benar mengilhami kehidupanku..perjalanan bahkan kesakitan-kesakitanku. Dia Kuat..!! dan aku ingin sekuat dia menjalani hidup.

lahir dari keluarga broken home  tidak membuatnya lemah menjalani hidup, dia malah memacu diri untuk terus belajar, bersekolah, hingga mendapat beasiswa kuliah di Universitas Negeri Malang. good job,,!!. Untuk masalah cinta, dia jagonya.., selalu berharap..berharap dan mencoba. selalu mencintai, dan terhianati tanpa pernah berkhianat (Sekali-sekali berhianat o genti po'o ndeng).

dia tetap kuat..kuat dan kuat.. bahkan masih bisa tertawa. aku saja yang hanya memiliki permasalahan kecil tentang cinta, selalu merasa lemah dan menderita (cengeng.!!) selalu itu yang aku tegaskan pada diriku. aku harus kuat, menjadi seseorang yang lebih berani melangkah.

oh iya..belum tak lanjutkan, selepas kuliah. Aku bersama teman-teman pongo menggelar siasat untuk menjebloskan dia dalam lembah kenistaan (haa..haa..) tepatnya jam 9 pagi, kami langsung berduyun-duyun menuju belakang D1 gedung kampus kami. aku dengan sergap menahan jalannya, anggis yang langsung mengambil tasnya, dita yang memegang tas, ninuk dan liun yang diam mematung (kurang kerjaan). noven, hengky, agung, dan irwan yang langsung ambil ancang-ancang untuk  mengikatnya dibawah pohon.


haihhh...dasar payah cowok berempat itu (hehe piissss) masa mengikat satu cewek aja butuh waktu 3 menit?? kelamaan. oke.. tali-menali telah sempurna.. noven yang memulai langkah duluan untuk mengambil telur dan PPAKKK..!! tepat diatas jidattt... :)

dita yang langsung maju.. menabur tepung terigu..untuk mempercantik penampilannya..haha.., aku maju mengambil telur dan menghantap tepat di ubun2 kepalanya dan anggiss juga. eh..agung..kemana agung.. agung pergi ketoilt D2 mengambil gayung berisi air..sebagai sentuhan terakhir.. makkk byuurrr
wkkkwkkwkwkk.. puas-puas....

inilah yang namanya BAHAGIA DIATAS PENDERITAAN SAHABAT.. topp ceerrr..
oke buat desi wandira.. selamat ulang tahun. ini akan jadi kenangan yang tak terlupakan selama kita kuliah bersama..



Elegi

aku yang hanya bagai angin masa lalu
masih mematung diam dalam jalan buntu
menapaki waktu yang tiada menentu
walau aku tahu
segala yang aku fikir hanyalah semu

ini tentang kamu
ini tentang aku
kamu..aku
kita

semua yang membekas aku tunggu
kenangan dan catatan-catatan kebahagiaan itu
berderet-deret melintas dalam memoriku

ini semua hanya rasa elegi
yang suatu saat mencapai titik bifurkasi
diam disini.. sendiri
melihatmu berlari dan pergi..

Rabu, 02 Januari 2013

cinta memang ALAYY..^^

        seperti apakah cinta itu? hanyakah rasa yang datang dan mampu melangitkan hati sampai benar-benar keatas. atau rasa yang hanya sanggup menjatuhkan sedalam-dalamnya kubangan penuh lumpur. ataukah hanya sebuah rasa yang "abstrak" yang kehadirannya sulit untuk diprediksi dan ditembus oleh sang waktu.


        benarkah cinta itu alay? menurut sebagian makhluk yang over jealous mengatakan "iya".  butakah mereka dengan namanya rasa, atau mungkin mereka tak pernah berselimutkan cinta.


        cinta itu memang alay, kalau tak alay tak mungkin bernama cinta. dimana saat mendengar suaranya, seolah kita manusia paling beruntung, paling bahagia, paling kaya, dan paling sempurna. dimana saat dia memberikan harapan seolah langit berwarna, dan bahagia terasa digenggaman.


         dan dimana yang tercinta bersikap "tak acuh" seolah langit melemparkan kita dari surganya dan menjatuhkan kita kedalam sumur kegelapan, dimana tak lagi ada suaranya seolah lumpuh telinga kita, hilang akal sehat dan jatuh, serta sakit yang mendalam.


         cinta memang alay.. dimana ketika bertemu, bertatap muka dengannya itulah keberuntungan yang maha dahsyat. maha segala diatas segala.

       
         cinta memang alay, disaat dia sakit, kitalah yang menjadi beban kesakitan tubuhnya, rasanya ingin rasa sakit itu dibagi berdua agar bersama-sama satu rasa dalam satu waktu.


         cinta itu memang alay-dan alay, saat dia berjingkrak-jingkrak bahagia, entah kenapa kebahagiaan kita melebihi dari apa yang dia rasakan. melihat senyum yang merekah, menyimpulkan harapan-harapan baru membuat kita kembali hidup, dan serasa mampu hidup ratusan tahun lagi.


          cinta memang alay, ketika dia perlahan menghilang, jiwa raga ini terasa kosong, perih, sesak dan tidak bermakna kembali. waktu terasa terhenti serta tiada harapan lagi.


           tapi cinta tidak pernah alay dalam janji, cinta hanya menjalani semua hidup dengan apa adanya. menjaga penuh dengan rasa kesucian dan pertanggung jawaban, dan cinta hanya menjaga sepasang jiwa yang benar-benar tulus dalam genggamannya, dan cinta akan selalu hadir untuk mereka yang berupaya dan berharap

           dan rasa cinta itu haruslah dikatakan. janganlah kita berpikir "jawaban apa", tapi berpikir "tentang apa yang aku katakah adalah kesungguhanku". jika yang tercinta berlaku diam , maka cinta lah yang akan menjawabnya dengan caranya sendiri. karena cinta selalu punya cara dalam mengisyaratkan RASA..